Senin, 04 Januari 2010

Mencintai Dengan Logika

Lebih enak mana mencintai atau dicintai ? klo mau egois sih maunya dicintai terus ya...gak kepalang berkorban, disayang teruss...klo mencintai kan harus berkorban.. ya perasaan ya materi ya waktu. Tapi kita kan manusia yg makhluk sosial ya pasti ada take and give ..mencintai ya dicintai..memberi ya menerima. Begitupun cinta..ada yg sekonyong-konyong ketemu soulmatenya, ada yg melalui pencarian yg berliku..putus nyambung putus nyambung sampe beberapa kali demi memantapkan pilihan.Semuanya itu perlu pengorbanan..perlu komitmen yg kuat, dan yg penting perlu logika.  Pernah dengar ungkapan makan tuh cinta..atau cinta itu buta..atau klo sudah cinta tahi kucing juga rasa coklat ? Kemana logika...?

Klo pasangan kita menuntut kita begini begitu...wajar dong kan kita rencananya mau hidup bersama, mau gak mau kita harus sepakat dulu. Tapi ingat dia boleh ngatur kita, tapi tidak 100 %, kita masih punya hak untuk menentukan sikap, pola hidup, perkawanan dsb. Sebaliknya kita juga harus diberi kesempatan untuk mengatur dia, menyesuaikan dengan kita. Saling adaptasi itu kata kuncinya.  Adaptasi dengan perilaku pasangan, sifat pasangan, gaya hidup pasangan, teman dan lingkungannya pasangan, keluarga pasangan dsb.

So..cintailah pasanganmu dengan logika...jgn tertutup oleh status bahwa perempuan harus manut dengan lelaki..ya klo laki-lakinya sempurna klo melenceng ?  Cintailah dengan logika..klo mmg aturan dr pasanganmu menghendaki kmu begini kmu begitu dan itu benar menurut kmu..ya dijalani saja. Gak ada salahnya merubah kebiasaan demi kebaikan..iya tho ?


** Sharing opini untuk mbak Titin **

Minggu, 03 Januari 2010

Bitterballen


Description:
Pengen makan snack yg asin, gurih dan agak2 pedes, nemu resep ini, kayaknya mudah..dan mmg mudah dan enak lagi. Maiza habis 4 butir lho..( doyan apa doyan? )
Ada bbrp bahan yg aku ganti menyesuaikan keadaan lemari..( baca...bahan seadanya saja )

Ingredients:
2 sdm mentega/margarin
1 batang daun bawang, iris halus ( gak pke )
150 gr tepung terigu
400 ml susu cair ( pke bebelac 4 sendok )
½ sdt garam
1 sdt merica bubuk
½ sdt pala bubuk
250 gr fillet dada ayam rebus, cincang agak kasar( pke smocked beef 4 lbr )
50 gr keju cheddar, parut
200 gr tepung panir yang berbutir halus
2 butir telur, kocok rata


Directions:
1. Lelehkan mentega/margarin, tumis daun bawang hingga layu dan harum. Masukkan tepung terigu, aduk cepat dan rata hingga berbutir, tuangi susu, garam, merica dan pala bubuk, aduk rata. Masukkan daging ayam cincang dan keju cheddar, aduk rata. Angkat. Aduk-aduk hingga adonan dingin.
2. Bentuk adonan menjadi bola-bola dengan ukuran sesuai selera, gulingkan ke atas tepung panir, lalu masukkan ke dalam kocokan telur dan kemudian gulingkan lagi ke atas tepung panir. Timang-timang adonan bitterballen untuk membuang sisa tepung panir yang berlebihan. Diamkan 20 menit agar lapisan tepung panir menempel sempurna.
3. Goreng dalam minyak yang banyak dan panas di atas api besar hingga berwarna kuning kecoklatan. Angkat, tiriskan. Sajikan bersama saus botolan atau cabe rawit.

Rabu, 16 Desember 2009

Selamat Tahun baru Hijriah

Teman-Teman

Selamat Tahun Baru 1 Hijriyah
Semoga Tahun Yang Terlewati Senatiasa Barokah
Dan Tidak Ada Fitnah Setelahnya

Semoga Tahun Yang Akan Datang
Menjadi Lebih Baik ...

Amiinnn

Bagi yang mau me recharge " baterei" dipersilahkan.

** For Maiza... Happy 3rd B day ya Mas..**

Mo nyisipin kartu ucapan kok gak bisa ya?


Belajar Edit Photo




Lagi belajar edit photo pke picassa...check it out

Puding Lapis Tape Ketan Hijau


Description:
Mau share resep aja, dikasih sama mbak Hanna...www.resepkeluargacinta.blogspot.com . Setelah dicoba emang enak, seger, kecut dan manis dan gurih jadi satu. Yuk dicoba...


Ingredients:
Puding lapis tape ketan hijau
Hanna @ Keluarga Cinta
Bahan :

2 bungkus agar agar putih
250 gr gula pasir (atau sesuai selera)
300 ml santan kental (aku pakai Kara)
1200 ml air
5 sendok makan pasta pandan
1 cup (250gr) tape ketan hijau tiriskan airnya, bagi 2, satu untuk dasar, satu untuk hiasan
½ sdt garam



Directions:
Cara membuat :

- Campur agar agar dengan air,santan dan gula pasir, masak dengan api kecil dan terus diaduk sampai mendidih.
- Ambil 5 sdm agar agar, campurkan dengan 1 bagian tape ketan, taruh di dasar cetakan, tunggu sampai agak beku
- Bagi sisa agar agar menjadi 2 bagian.
- Beri 5 sdm pasta pandan pada 1 bagian
- Setelah pudding hangat, tuangkan pelan pelan agar agar warna hijau dan putih secara berselang seling sampai habis (tunggu sampai lapisan sebelumnya agak beku)
- Hias atasnya dengan sisa tape ketan (tanpa campuran agar agar) dan potongan daun pandan

Untuk 15 cup ukuran sedang

Rabu, 09 Desember 2009

Berguru dengan Mbak Is

Berguru kan gak harus dengan seorang guru atau dengan seorang kyai..sama sesamapun bisa..tul gak ?pelajaran apapun deh...nah yg ada di depan mata saya ada mbak is..tukang sayur rumahan yg selama ini jadi langganan saya.

Mbak Is ( IS ) : "Jgn beli lele mbak..lele nya sudah mati..gak seger."
Aku ( AQ ) : "ohh...iya"...pdhl mmg gak niat beli

Itu berarti dia dengan sadar dan punya inisiatif untuk ngasih tahu dengan jujur ttg keadaan barang dagangannya.

Ibu A :"Mbak, ada udang ?"
IS     : "Gak ada, tapi klo mau ada sisa yg kmrn di kulkas.".

Jujur lagi...

Nah yg paling aku suka klo dia berhasil ngolah ikan yg kemarin mnejadi masakan  atau masakan setengah jadi..seperti , lele sudah dia bersihkan , kita tinggal goreng. Untuk saya ini sangat membantu, karena saya suka lele tapi tidak mau mbeteti lele..geli aja.

Klo ada udang yg gak laku besoknya dah jadi botok udang tempe tahu , dijual harga 2000 an saja. Ayam yg gak laku, besoknya sudah jadi ayam bakar atau ayam bali...belinya ya 1/4 kg atau 1/2... pke harga pokok lagi..bumbu gak dihitung.enak tho..mantap tho.

Sukses ya mbak Is...semoga gak banyak yg utang.